Lanjutan Program SOLUSI di Beltim, YTCI Fokuskan Ekowisata, Konservasi dan Mangrove di 3 Desa
Penyerahan dokumen hasil kajian program SOLUSI Ruang Rapat BAPPERIDA Beltim, Jumat (23/1/2026)-Muchlis Ilham/BE-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.COM – Setelah menyerahkan dokumen Program SOLUSI kepada tiga desa di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Yayasan Tarsius Center Indonesia (YTCI) menegaskan komitmennya untuk masuk ke tahap implementasi lapangan pada 2026.
Tahapan program Pengelolaan Lanskap Darat dan Laut Terpadu di Indonesia atau SOLUSI akan difokuskan pada pengelolaan ekowisata, konservasi lingkungan, dan penguatan peran masyarakat desa secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Program Manager SOLUSI YTCI, Ade Afrilian Saputra, sebagai tindak lanjut dari kegiatan penyerahan dokumen yang digelar di Ruang Rapat BAPPERIDA Beltim, Jumat (23/1/2026).
Menurut Ade, Program SOLUSI di Belitung Timur saat ini difokuskan pada tiga desa, yakni Desa Simpang Tiga, Desa Lintang, dan Desa Gantung, dengan pendekatan pengelolaan berbasis karakter wilayah masing-masing desa.
BACA JUGA:Yayasan Tarsius Center Serahkan Dokumen Program SOLUSI ke 3 Desa di Belitung Timur
Desa Simpang Tiga Fokus Ekowisata dan Pengelolaan Sampah
Untuk Desa Simpang Tiga, Program SOLUSI diarahkan pada pengembangan ekowisata dan rencana pengelolaan sampah desa.
Hal ini dinilai krusial, terutama dengan rencana kehadiran Batalyon dengan personel sekitar 1.000 orang yang berpotensi meningkatkan volume sampah di wilayah tersebut.
“Artinya sampah juga akan bertambah. Makanya kita coba kolaborasi bagaimana persoalan sampah ini bisa dikelola dengan baik,” ujar Ade kepada wartawan.
Selain itu, YTCI juga bekerja sama dengan sejumlah Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKM) untuk memperkuat fasilitas pendukung ekowisata.
BACA JUGA:Coffee Morning Dinsos PPA Beltim Bahas Persoalan Sosial, Fokus Cegah Bunuh Diri dan Perundungan
Salah satunya bersama HKM Gurok Meranti dengan pembangunan Menara Pantau, mengingat kawasan tersebut memiliki potensi burung Rangkong yang tergolong langka di Kabupaten Beltim.
Desa Lintang Kembangkan Keanekaragaman Hayati dan Sekolah Budaya
Sementara itu, Desa Lintang yang berada di kawasan Sungai Lenggang difokuskan sebagai pusat pengembangan keanekaragaman hayati (biodiversity).