Bupati Beltim Bertemu Gubernur DKI Jakarta, Terima Hibah Mobil Damkar dan 2 Bus Sekolah
Bupati Beltim Kamarudin Muten dan jajaran, melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Kota DKI Jakarta dan bertemu langsung dengan Gubernur Pramono Anung, Kamis (8/1/2025)-Istimewa-
BELITONGEKSPRES.COM – Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Kota DKI Jakarta dan bertemu langsung dengan Gubernur Pramono Anung, Kamis (8/1/2025).
Pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan antardaerah, tetapi juga membawa kabar baik bagi peningkatan layanan publik di Kabupaten Belitung Timur.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mengajukan permohonan hibah armada transportasi untuk mendukung sektor keselamatan dan pendidikan.
Bupati Kamarudin Muten hadir didampingi Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Kepala Dinas Perhubungan Beltim Amirudin, serta sejumlah pejabat terkait.
BACA JUGA:Sidang Perintangan Tipikor Timah, Jaksa Hadirkan 4 Saksi dari Bangka Belitung
BACA JUGA:Truk Box Bertuliskan Sosro Kecelakaan di Badau, Kapolsek Tegaskan Tak Angkut Timah Ilegal
“Kunjungan ini merupakan silaturahmi dengan Gubernur Jakarta, Mas Pramono Anung, yang juga merupakan teman saya saat retreat di Magelang dulu,” ujar Kamarudin Muten.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan jamuan kehormatan.
Dari pertemuan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyetujui hibah satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan dua unit bus sekolah untuk Kabupaten Belitung Timur.
Bupati Beltim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menilai hibah armada damkar sangat dibutuhkan mengingat keterbatasan jumlah mobil pemadam kebakaran di Belitung Timur saat ini.
BACA JUGA:Pemain Ponton Timah di Sungai Pilang Tak Pernah Jera, Meski Baru Ditertibkan
BACA JUGA:Perputaran Uang Capai Rp2,1 Miliar, Bazar Nataru di Situ Kulong Minyak Dongkrak Ekonomi Beltim
“Kondisi armada damkar kita memang masih terbatas. Hibah ini tentu sangat membantu dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran di daerah,” katanya.
Selain itu, dua unit bus sekolah yang diterima akan dimanfaatkan untuk membantu transportasi pelajar, terutama siswa yang memiliki jarak tempuh cukup jauh antara rumah dan sekolah.