Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Bupati Beltim Respon Cepat Kasus Bullying, Sekolah dan Orang Tua Diminta Introspeksi

Bupati Beltim Respon Cepat Kasus Bullying, Sekolah dan Orang Tua Diminta Introspeksi-Muchlis Ilham/BE-

Bupati juga menekankan bahwa kasus perundungan harus menjadi alarm bagi sekolah maupun orang tua untuk melakukan introspeksi. Ia menilai sistem pendidikan saat ini terlalu menitikberatkan pada pencapaian akademik, sementara pendidikan moral dan karakter cenderung terabaikan.

“Kita terlalu sibuk mengejar nilai, sampai lupa membangun nilai-nilai. Ini saatnya kita benahi. Pendidikan karakter tidak boleh hanya jadi formalitas,” katanya.

Menurut Kamarudin, pencegahan kasus perundungan membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa rumah merupakan sekolah pertama bagi anak.

“Orang tua juga punya peran besar. Rumah adalah tempat pertama anak belajar bagaimana memperlakukan orang lain. Mari kita bangun komunikasi yang lebih terbuka dengan anak-anak kita,” tambahnya.

BACA JUGA:AMPB Beltim Tolak Tambang Laut Olivier, Desak Polisi Tindak Tegas Tambang Timah Ilegal

BACA JUGA:24 ASN Beltim Kena Sanksi Disiplin, 5 Dipecat Karena Pelanggaran Berat dan Pidana

Pemkab Beltim Tegaskan Komitmen

Kunjungan Bupati turut didampingi Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Babel Imelda Handayani, Kepala Dinas Pendidikan Beltim Dedy Wahyudi, serta tokoh-tokoh daerah lainnya.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Beltim untuk menangani kasus ini secara serius, dengan melibatkan aparat penegak hukum, lembaga perlindungan anak, dan pihak sekolah.

“Kasus ini bukan hanya soal sanksi, tapi soal perubahan sistem. Kita tidak ingin ada lagi korban yang memilih diam karena takut. Semua anak berhak merasa aman dan dihargai,” pungkas Kamarudin.***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan