Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Ketua DPRD Vina Apresiasi Rute Internasional Scoot Singapura–Tanjungpandan, Mulai Beroperasi Mei 2026

Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani--(Dok BE)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas resmi dibukanya rute penerbangan internasional Singapura–Tanjungpandan (PP) oleh Scoot yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 3 Mei 2026.

Pasalnya, penjualan tiket sudah dirilis di website resmi booking.flyscoot.com. Terpantau di Traveloka harga tiket cuma Rp500 ribuan 6 Mei 2026, Tanjungpandan (TJQ - Singapura (SIN).

Menurut Vina, kehadiran kembali penerbangan internasional ini menjadi momentum penting bagi Belitung, karena menandai aktifnya kembali Bandara H.A.S. Hanandjoeddin sebagai bandara internasional yang melayani rute luar negeri secara reguler.

“Ini adalah kabar bahagia bagi seluruh masyarakat Belitung dan wisatawan internasional. Sekaligus menjadi tonggak sejarah baru bagi daerah,” kata Vina Cristyn Ferani kepada Belitong Ekspres.

BACA JUGA:Scoot Terbangi Rute Singapura-Belitung Mulai Mei 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Ia juga mengungkapkan bahwa penjualan tiket penerbangan tersebut telah resmi dirilis melalui situs pemesanan maskapai, sehingga masyarakat sudah dapat mengakses layanan tersebut.

Diketahui, rute Singapura–Tanjungpandan akan dilayani dengan frekuensi awal dua kali dalam sepekan. 

Penerbangan langsung ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Belitung.

Dengan kembali beroperasinya penerbangan internasional, Bandara Hanandjoeddin kini berfungsi sebagai pintu gerbang global yang menghubungkan Belitung dengan berbagai negara, khususnya melalui Singapura sebagai hub internasional.

BACA JUGA:Pemkab Belitung Bahas Percepatan Pembangunan KEK Tanjung Kelayang, Infrastruktur Jadi Fokus Utama

Vina menilai, kehadiran rute ini akan memberikan dampak strategis, seperti meningkatnya kunjungan wisatawan asing, pertumbuhan ekonomi daerah terutama sektor pariwisata dan UMKM, serta memperkuat konektivitas global.

Ia pun mendorong seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk bersama-sama menjaga momentum tersebut.

“Keberhasilan ini harus kita jaga bersama. Kualitas layanan, kesiapan destinasi, serta keramahan masyarakat menjadi kunci agar Belitung semakin kompetitif di tingkat global,” tandasnya.***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan