Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Rakorda Bangga Kencana Babel 2026 Digelar di Belitung

Rakorda Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026 digelar di Belitung, Rabu (08/04/2026)--(Doddy BE)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026 digelar di Gedung Serbaguna H. Ishak Zainudin, Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” dan merupakan rangkaian dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dilaksanakan oleh pusat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, mengatakan bahwa pelaksanaan Rakorda semula dijadwalkan pada Maret, namun diundur karena bertepatan dengan momentum Lebaran serta sejumlah agenda lainnya.

Menurutnya, Rakorda ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama, melakukan konsolidasi, serta mengevaluasi capaian program tahun 2025.

BACA JUGA:Dorong Lima Quick Wins, Kemendukbangga/BKKBN Babel Silahturahmi Ke Pemkab Belitung

“Melalui evaluasi ini kita melihat apa saja yang sudah tercapai dan yang belum. Jika masih ada target yang belum terpenuhi, maka akan disusun langkah-langkah strategis untuk tahun 2026,” kata Fazar Supriadi Sentosa.

Ia menjelaskan, program dan kegiatan tahun 2026 sejatinya telah berjalan dengan target capaian hingga Desember mendatang. 

Hingga saat ini, capaian dinilai cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa indikator yang berada di bawah rata-rata nasional.

Rakorda ini juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota serta berbagai pemangku kepentingan agar dapat memahami program yang sedang berjalan, seperti penurunan stunting dan program pengasuhan melalui Tamasya.

“Dengan mengetahui program yang ada, daerah bisa menyusun intervensi yang tepat. Jangan sampai masih ada masyarakat yang mengalami kekurangan gizi atau stunting, tetapi tidak terpantau karena kurangnya informasi,” jelasnya.

BACA JUGA:BKKBN Babel Sosialisasikan GATI, Berikut Tujuannya

Pasca Rakorda, BKKBN akan melaksanakan pelayanan KB serentak pada April 2026 guna mencegah terjadinya putus pakai kontrasepsi. Hal ini dinilai penting untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk agar tidak berdampak pada meningkatnya kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.

Selain itu, program Genting juga terus berjalan dengan pemberian bantuan kepada anak stunting, ibu hamil, serta keluarga yang membutuhkan.

Fazar mengakui, terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program, di antaranya kondisi geografis Bangka Belitung yang terdiri dari pulau-pulau sehingga menyulitkan akses, terutama saat cuaca tidak mendukung.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan