MUI Belitung Dukung Pembatasan Medsos Anak, Cegah Paparan Konten Pornografi
Ilustrasi: MUI Belitung mendukung aturan pembatasan Medsos anak demi mencegah paparan konten pornografi--
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Pembatasan medsos untuk anak mendapat dukungan MUI Belitung sebagai langkah melindungi anak dari konten pornografi.
Aturan yang diberlakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, dinilai penting di tengah maraknya konten negatif yang mudah diakses di platform digital.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung menyambut positif kebijakan Komdigi yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Langkah penerapan peraturan pemerintah tersebut dianggap sebagai upaya konkret dalam menjaga generasi muda dari dampak buruk dunia digital.
BACA JUGA:Polres Belitung Kembali Amankan Puluhan Kg Sabu, Polisi Dalami Jaringan Jalur Laut
BACA JUGA:KEK Tanjung Kelayang Digenjot Jadi Destinasi Kelas Dunia, Penerbangan Singapura Jadi Kunci
Sekretaris MUI Belitung, Huniyadi Belia, mengatakan pembatasan medsos menjadi langkah strategis untuk melindungi anak-anak dari paparan konten pornografi.
Menurutnya, saat ini konten yang menampilkan aurat dan unsur tidak pantas sangat mudah ditemukan di media sosial.
“Kami sangat mendukung sekali langkah kebijakan Komdigi ini dalam membatasi anak-anak mengakses media sosial,” kata Huniyadi Belia dikutip dari Antara, Minggu (29/3/2026).
Ia menilai, kondisi tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh anak di bawah umur. Dampaknya tidak hanya pada perilaku, tetapi juga dapat merusak mental, moral, dan kepribadian anak.
BACA JUGA:Pemprov Babel Dukung Pembatasan Medsos Anak, Kebijakan Komdigi Berlaku 28 Maret 2026
BACA JUGA:Antara Rem Darurat dan Pembatasan Ekspresi Digital pada Medsos Anak
“Kami sangat miris karena konten seperti ini seolah tidak ada pengawasan dan sangat mudah diakses oleh anak-anak,” ujarnya.
Menurut Huniyadi, implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak menjadi langkah penting.