DKUKMPTK Pastikan Stok Pangan di Belitung Aman Jelang Idul Fitri 2026
Kepala Bidang Usaha Perdagangan, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung, Sukarya--(Doddy BE)
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Kabupaten Belitung memastikan pasokan bahan kebutuhan pokok di tingkat distributor dalam kondisi melimpah dan aman terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan DKUKMPTK Belitung, Sukarya, mengatakan pemerintah daerah telah mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dengan melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan stok di lapangan.
“Menjelang lebaran kita pastikan stok bahan kebutuhan pokok sangat memadai untuk memenuhi konsumsi masyarakat,” ujar Sukarya, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, kelancaran distribusi logistik dari luar daerah menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas cadangan pangan di Pulau Belitung.
BACA JUGA:Dishub Belitung Salurkan Bantuan CSR Bank Sumsel Babel untuk Petugas Parkir
Hingga saat ini, alur distribusi barang ke gudang-gudang distributor disebut berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
DKUKMPTK juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog Belitung dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, guna memastikan pasokan tetap terjaga.
“Kita terus turun baik ke suplier dan pasar bersama Bulog dan OPD terkait untuk memastikan bahan pokok tersedia di lapangan,” katanya.
Berdasarkan data terbaru akhir Februari 2026, stok beras di tingkat distributor mencapai 1.530,917 ton. Sementara itu, cadangan gula pasir tercatat 228,68 ton dan tepung terigu tersedia hingga 679 ton untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun industri rumahan.
BACA JUGA:Jelang Cap Go Meh 2026, Yayasan Kelenteng Sijuk Bagikan 60 Paket Sembako untuk Warga
Komoditas minyak goreng juga dipastikan aman dengan ketersediaan mencapai 69,646 ton. Selain itu, stok tepung sagu tercatat sebanyak 88 ton di berbagai gudang distributor setempat.
Untuk bahan pelengkap, pemerintah mencatat stok garam sebanyak 3,5 ton, kacang kedelai 3 ton, kacang tanah 26,5 ton, serta kacang hijau 14 ton yang siap disalurkan ke pasar-pasar tradisional.
Sukarya mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying.
Ia memastikan cadangan pangan yang ada diproyeksikan aman bukan hanya selama Ramadan, tetapi juga hingga perayaan Idul Fitri mendatang.