Wabup Belitung Respon Polemik Lahan Sawit di Selat Nasik, Imbau Warga Tetap Tenang
Wakil Bupati Belitung, Syamsir-Ist-
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Wakil Bupati Belitung, Syamsir, angkat bicara terkait polemik nota kesepakatan lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Selat Nasik.
Pernyataan itu disampaikannya pada Jumat, 27 Februari 2026, menyusul dinamika yang berkembang di tengah masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, rencana pengelolaan lahan seluas 200 hektare untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Selat Nasik memicu perdebatan.
Polemik mencuat setelah beredarnya nota kesepakatan antara Kepala Desa Selat Nasik, Anuar, dengan Direktur PT Sahabat Selaras Sejahtera, Hamsa Budiman.
BACA JUGA:TK Al-Baasith Tanjung Binga Berbagi Takjil, Tanamkan Empati dan Karakter Islami Sejak Dini
BACA JUGA:Pemkab Belitung Matangkan Persiapan myBCA Belitung Multisport Festival 2026
Sejumlah warga mengaku belum menerima penjelasan resmi mengenai isi, ruang lingkup kerja sama, maupun dampak yang mungkin ditimbulkan dari kesepakatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Syamsir mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Ia juga meminta warga tetap fokus menjalankan ibadah puasa serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.
“Fokuslah pada ibadah puasa dan bersama-sama menjaga kamtibmas,” ujar Syamsir dalam keterangan yang diterima Belitong Ekspres.
BACA JUGA:DLH Belitung Gelar Korve di Area Pemakaman, Dukung Gerakan Indonesia ASRI
BACA JUGA:Konferkab PWI Belitung 2026 Digelar Maret, Sejumlah Nama Maju Jadi Calon Ketua
Menurut Syamsir, dinamika dalam proses pembangunan merupakan hal yang wajar terjadi di daerah mana pun.
Namun demikian, ia menekankan bahwa persatuan serta kondusivitas daerah harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.