Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Jalan Air Buntar–Mentigi Rusak Parah, DPRD Belitung Desak Pemda Segera Perbaiki

Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Mastoni--(Antara)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Ruas Jalan Air Buntar–Mentigi, Kecamatan Membalong, yang rusak parah menjadi perhatian serius wakil rakyat Kabupaten Belitung. 

Jalur alternatif yang menghubungkan sejumlah desa itu kini dilaporkan rusak sepanjang sekitar 7 kilometer dan dinilai membahayakan aktivitas warga.

Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Mastoni, mendesak Pemerintah Kabupaten Belitung segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan tersebut.

“Jalan tembus Air Buntar–Mentigi kondisinya sudah rusak parah, kurang lebih sepanjang tujuh kilometer,” ujar Mastoni usai rapat paripurna DPRD Belitung, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, kerusakan jalan terjadi akibat aktivitas truk pengangkut tanah liat milik salah satu perusahaan yang beroperasi di Desa Perpat.

BACA JUGA:DPRD Belitung Fasilitasi Aspirasi Warga Bantan, Status Kawasan Industri Dipertanyakan

BACA JUGA:Komisi II DPRD Belitung RDP Bahas Optimalisasi PAD Perumda Tirta Batu Mentas di PPN Tanjungpandan

Truk-truk tersebut setiap hari melintas menuju Pelabuhan Mentigi di Kecamatan Membalong untuk pengiriman ke luar daerah.

“Setiap hari truk pengangkut tanah liat lewat jalan itu. Dari Desa Perpat dibawa ke Mentigi, sehingga kondisi jalan makin parah,” katanya.

Mastoni menjelaskan, intensitas kendaraan bermuatan berat yang melintas tanpa pengawasan memadai membuat permukaan jalan cepat rusak dan sulit diperbaiki secara permanen.

Ia mengaku telah berupaya berkoordinasi dengan pihak perusahaan agar menggunakan jalur alternatif. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.

BACA JUGA:Beliadi Minta Operasional Dapur MBG Sijuk Dihentikan Sementara, Menu Dinilai Tak Layak

BACA JUGA:Perumda AM Tirta Batu Mentas Hadir di Endek Ramadan Festival, Tawarkan Promo dan Layanan Aduan

“Saya sudah koordinasi supaya lewat jalan lain, tapi belum ada respons. Padahal ini fasilitas umum, bukan hanya warga Mentigi yang pakai. Warga Dusun Sabong juga lewat sini, termasuk anak-anak sekolah,” ujar Mastoni.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan