Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Sehari Dilantik, Kepala DLH Belitung Mardi Smolik Tinjau TPA Gunung Sadai

Kepala DLH Belitung Mardi Smolik didampingi Johandi Agus Saputra saat memantau IPLT dan kolam lindi di TPA Sadai, Sabtu (07/02/2026)-(Ist)-

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Sehari setelah resmi dilantik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung, Mardi Smolik, langsung bergerak cepat meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gunung Sadai di Desa Juru Seberang, Tanjungpandan, Sabtu (07/02/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Mardi didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (LB3) DLH Belitung, Johandi Agus Saputra. 

Kunjungan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program kerja DLH usai pelantikan.

Mardi mengatakan, pihaknya langsung menggenjot program prioritas, terutama di sektor pengelolaan sampah sebagai bentuk dukungan terhadap program kerja Bupati Belitung.

“Kita langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil di TPA. Ini penting agar pembenahan yang dilakukan tepat sasaran,” ujarnya.

BACA JUGA:Raker PPBI Belitung 2026 Susun Program Kerja dan Perkuat Pembinaan Prestasi Bonsai

Ia menjelaskan, DLH memantau berbagai aspek pengelolaan sampah, mulai dari sistem operasional hingga sarana prasarana yang tersedia. 

Menurutnya, pengelolaan TPA harus terus dibenahi agar lebih optimal dan ramah lingkungan.

Sejumlah hal menjadi perhatian, terutama peningkatan infrastruktur serta penerapan teknologi dalam pengolahan sampah. Ke depan, DLH berencana mengembangkan pengelolaan berbasis teknologi seperti mesin pirolisis.

Material sampah yang sudah tidak memiliki nilai guna akan diolah menggunakan teknologi pirolisis, Refuse Derived Fuel (RDF), maupun incinerator, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang tertimbun di TPA.

BACA JUGA:SPPG Kamboja Pangkallalang Mulai Beroperasi, Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Belitung

“Pendekatannya tidak hanya di hilir, tapi juga di hulu. Semua harus berjalan seimbang,” katanya.

Setelah pembenahan di TPA, DLH akan memfokuskan penanganan di sektor hulu, meliputi pemilahan, pengumpulan, pengolahan, hingga pengangkutan sampah ke tempat pemrosesan akhir.

Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya menilai pentingnya edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar kesadaran pengelolaan sampah meningkat sejak dari sumbernya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan