Warga Sungai Samak Hilang Sepekan, BPBD Belitung Masih Lakukan Pencarian
Tim Damkar BPBD Kabupaten Belitung sedang beristirahat usai menyisir warga Sungai Samak yang sudah seminggu menghilang-Istimewa-
BADAU, BELITONGEKSPRES.COM - Sudah satu pekan Raasim (51) menghilang tanpa jejak dari rumahnya di Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Kepergian pria paruh baya ini menyisakan kecemasan mendalam bagi keluarga yang hingga kini masih menantinya pulang.
Kabar hilangnya Raasim sejak Rabu (28/1/2026) lalu kini menjadi perhatian serius masyarakat setempat. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung bersama warga bahu-membahu melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
Peristiwa ini bermula di kawasan Jalan Tanjung Ruu, RT/RW 01, Desa Sungai Samak. Berdasarkan data lapangan, titik koordinat hilangnya korban diperkirakan berada di sekitar -2.863082, 107.594902.
Danru Piket Damkar BPBD Kabupaten Belitung, Riko Pribadi, membenarkan bahwa operasi pencarian telah memasuki hari kedua bagi timnya. Korban diketahui meninggalkan rumah pada malam hari dan tak kunjung kembali hingga detik ini.
BACA JUGA:Dishub Belitung Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara dan Rutin Uji KIR
Menurut penuturan keluarga, Raasim memang memiliki kebiasaan berjalan kaki mengelilingi lingkungan sekitar rumahnya. Namun, biasanya ia tidak pernah pergi dalam durasi yang lama dan selalu ingat jalan pulang.
"Keluarga sudah melakukan pencarian secara mandiri di sekitar rumah selama beberapa hari, namun korban belum ditemukan," ujar Riko Pribadi kepada Belitong Ekspres, Rabu (4/2/2026).
Riko menambahkan informasi krusial (penting) terkait kondisi korban yang disebut mengalami sedikit gangguan kejiwaan. Kondisi kerentanan ini menambah kekhawatiran warga akan keselamatan Raasim di alam terbuka, terutama saat malam hari.
Kronologi Pencarian dan Solidaritas Warga
Keluarga baru melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Ketua RT setempat pada Senin (2/2/2026) setelah upaya mandiri tidak membuahkan hasil. Merespons hal itu, perangkat desa langsung menggerakkan masyarakat untuk menyisir area dari pagi hingga sore hari.
BACA JUGA:Pelindo Group Tanjungpandan Gelar Coffee Morning dan Safety Forum Sambut Bulan K3 Nasional 2026
Menindaklanjuti laporan warga, BPBD Kabupaten Belitung segera menerjunkan personel ke lokasi pada Rabu pagi sekitar pukul 08.15 WIB. Tim penyelamat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan potensi SAR lokal untuk memperluas area jangkauan.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi antara BPBD, perangkat Desa Sungai Samak, serta anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana). Sinergi ini menunjukkan solidaritas kuat masyarakat Belitung dalam merespons musibah yang menimpa sesama warga.
Tim gabungan melakukan penyisiran intensif hingga pukul 17.00 WIB dengan menyusuri area permukiman dan jalan setapak desa. Rute-rute yang biasa dilalui oleh korban menjadi fokus utama pencarian tim di lapangan.