Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Retribusi Fasilitas Olahraga Dispora Belitung Lampaui Target, Capai Rp228 Juta di 2025

Kepala Bidang PPO Dispora Kabupaten Belitung, Sukarya--(Doddy BE)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES. COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung mencatat realisasi retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga pada tahun 2025 mencapai Rp228.050.000. 

Capaian tersebut jauh melampaui target awal sebesar Rp67 juta dan target perubahan sebesar Rp107 juta.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Belitung, Sukarya, seizin Kepala Dispora Belitung, mengatakan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan tempat rekreasi dan olahraga pada 2025 sangat menggembirakan.

“Target kita pada perubahan Rp107 juta, dan capaian kita Rp228.050.000. Artinya, realisasi ini sudah jauh melampaui target yang ditetapkan,” kata Sukarya.

BACA JUGA:Jumlah Sampah ke TPA Gunung Sadai Turun di 2025, DLH Belitung Sebut Kabar Baik

Menurutnya, tingginya capaian tersebut dipengaruhi oleh besarnya animo masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah. Salah satunya adalah lapangan tenis yang hampir setiap hari penuh disewa oleh klub-klub tenis di Belitung.

Selain itu, Stadion Pangkallalang juga kerap digunakan oleh para penggiat sepak bola untuk menggelar berbagai event dan turnamen. Aktivitas serupa juga rutin berlangsung di GOR Tanjungpandan, mulai dari cabang olahraga voli, futsal, hingga kegiatan olahraga lainnya.

“Alhamdulillah, animo masyarakat sangat tinggi untuk menggunakan fasilitas olahraga yang kita miliki,” ujarnya.

Sukarya menjelaskan, tarif sewa fasilitas olahraga yang berlaku saat ini antara lain stadion sebesar Rp450 ribu per hari, GOR Tanjungpandan Rp750 ribu per hari, serta lapangan tenis di Rajawali dan Husein masing-masing Rp100 ribu per lapangan per hari.

BACA JUGA:Pengunjung Pantai Tanjungpendam Terus Meningkat, Tahun 2025 Ada 501.400 Orang

Untuk tahun 2026, Dispora Belitung menargetkan kenaikan penerimaan PAD dari sektor retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga sebesar 20 persen dari realisasi tahun 2025.

“Ini tentu menjadi pekerjaan berat bagi kami. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dispora untuk melakukan berbagai inovasi, terutama pada potensi yang belum terakomodir atau belum dilaksanakan pada 2025,” bebernya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah potensi tambahan PAD yang akan dioptimalkan, di antaranya pemanfaatan lahan halaman GOR Tanjungpandan. Berdasarkan peraturan daerah (Perda) tentang pemanfaatan lahan khusus, potensi penerimaan dari sektor tersebut bisa mencapai sekitar Rp1 juta per hari jika diterapkan sesuai ketentuan.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk rencana revisi Perda mengenai Stadion Pangkallalang. Dispora Belitung juga mendorong peningkatan pemeliharaan fasilitas olahraga guna menunjang peningkatan PAD ke depan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan