Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Tim Bappenas hingga World Bank Tinjau Rencana Pengembangan Kawasan Tanjungpandan

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah saat bersama rombongan meninjau kawasan Pantai Wisata Tanjungpendam, Selasa (13/01/2026).--(Doddy BE)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Belitung menerima kunjungan Tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Dalam Negeri melalui Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda), serta perwakilan World Bank, dalam rangka pengembangan kawasan perkotaan Tanjungpandan dan sekitarnya.

Rombongan tersebut melaksanakan rapat serta melakukan peninjauan lapangan di sejumlah titik strategis di wilayah Tanjungpandan, termasuk Pantai Wisata Tanjungpendam dan Kampung Amau, Selasa (13/01/2026).

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah berawal dari kawasan perkotaan. 

Karena itu, Pemkab Belitung membagi wilayah perkotaan Tanjungpandan ke dalam empat zona pengembangan.

“Setiap zona luasnya antara 50 hingga 70 hektare. Saat ini seluruh hasil desain sudah kita sampaikan kepada Bank Dunia dan siap untuk diimplementasikan dalam bentuk fisik,” kata Djoni Alamsyah Hidayat kepada Belitong Ekspres.

BACA JUGA:Disdikbud Belitung Gelar Diskusi Panel, Perkuat Peran Komite Sekolah Cegah Maladministrasi

Ia menjelaskan, desain kawasan tersebut telah disusun oleh tim konsultan bersama PUPR, Bappenas dan Kemendagri. 

Selanjutnya, pihak World Bank akan melakukan kajian pembiayaan berdasarkan desain yang telah dibuat.

“Untuk pendanaan nanti akan dikaji oleh World Bank, sementara pelaksanaan kegiatan akan ditangani oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Djoni menambahkan, realisasi pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan zona dan tingkat prioritas yang ditetapkan.

Program pengembangan kawasan ini juga merupakan bagian dari kelanjutan kegiatan National Urban Transformation Project (NUTP). 

BACA JUGA:Kurnianto Purnama Luncurkan Buku Puisi Sang Pengacara

Dari seluruh Indonesia, terdapat lima daerah prioritas yang akan mendapatkan dukungan pendanaan.

“Ada sekitar Rp30 triliun dana dari World Bank yang disiapkan untuk seluruh daerah prioritas tersebut, tergantung kesiapan masing-masing daerah,” ungkapnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan