BAZNAS Belitung Dorong Peningkatan Pemanfaatan Digital, Hadirkan Pelatihan Optimalisasi Media Sosial
Pembukaan Pelatihan Optimalisasi Konten Media Sosial Oleh Baznas Belitung, pada Rabu (03/12/2025).--(Doddy BE)
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Belitung hadirkan Pelatihan Optimalisasi Konten Media Sosial.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu (3/12) hingga Kamis (4/12) 2025, bertempat di Green Tropical Village Hotel & Resort.
Kegiatan itu diikuti oleh 50 peserta yang merupakan pelaku UMKM binaan, program Zmart, Kampung Zakat, hingga mahasiswa Politeknik Belitung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Belitung, Firmansyah, saat membuka acara menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan taraf hidup mustahik (penerima zakat).
“Kami berharap, produk-produk mereka semakin dikenal sehingga mampu meningkatkan penjualan dan pendapatan. Kemampuan ini kami harap bisa menjadi jalan bagi para mustahik untuk berubah status menjadi muzaki,” kata Firmansyah.
BACA JUGA:Berikan Stimulan Kelompok Nelayan, Dinas Perikanan Belitung Salurkan Bantuan Perikanan
Firmansyah menekankan, pentingnya bagi peserta untuk memanfaatkan teknologi, khususnya media sosial, demi meng-upgrade diri dan usaha mereka.
Sementara itu, Senior Officer BAZNAS RI, Raden Ahmad Nabhan, yang turut hadir, menegaskan bahwa adaptasi digital adalah sebuah keharusan di era modern, khususnya dalam sektor pemasaran.
“Perubahan zaman menuntut kita untuk bertransformasi. Salah satu sektor terbesar penghasil pendapatan hari ini adalah dunia digital. Karena itu, BAZNAS tidak boleh tertinggal dalam mendorong mustahik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital,” tegas Nabhan.
Pelatihan itu menghadirkan Business Owner dan Digital Marketer Edo Saputra, serta konten kreator Gilang Adipratama.
BACA JUGA:Kawasan Sutet Sungai Pilang Kembali Dihajar Penambang, Tetap Nekat Meski Sudah Dilarang Aparat
Materi yang diberikan dirancang komprehensif, mulai dari motivasi dan strategi membuat konten yang menjual, hingga praktik langsung teknik pengambilan gambar (shot), voice over, dan proses editing video.
Pelatihan ini diharapkan dapat membekali 50 pelaku UMKM Belitung agar mampu bersaing, meningkatkan omzet, dan memanfaatkan media sosial sebagai mesin pertumbuhan usaha mereka.***