Para Kolektor Timah Babel Diburu Saat Harga Melonjak, Apakah Tetian Ikut Disasar?
Tetian Wahyudi, Direktur CV Salsabila Utama buronan kasus korupsi timah-Babel Pos-
Secara hukum, seseorang baru bisa disebut buronan atau tersangka jika telah ditetapkan secara resmi oleh penyidik. Fakta bahwa nama muncul dalam persidangan tidak otomatis berarti status hukum berubah.
Pertanyaannya kemudian bergeser. Apakah penyidikan lanjutan akan menyasar pihak-pihak yang disebut dalam fakta sidang namun belum diproses? Ataukah konstruksi perkara berhenti pada terdakwa yang telah divonis?
Dampak ke Penambang Kecil
Di tengah proses hukum yang terus berjalan, penambang rakyat menghadapi realitas berbeda. Kolektor yang biasanya menjadi penampung hasil tambang kini banyak yang memilih menepi.
BACA JUGA:Bongkar Modus Penyelundupan Timah, Bareskrim Polri Bikin Cukong Basel Ketar-Ketir
BACA JUGA:Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan Timah, Rumah Bos Timah Digeledah, Mobil Mewah Disegel
Ketakutan terhadap jerat hukum membuat transaksi makin terbatas. Harga dunia boleh naik. Tapi jika jalur distribusi tersumbat, penambang kecil tetap sulit bernapas.
Kini publik menunggu konsistensi penegakan hukum. Apakah penyidikan akan menyentuh seluruh mata rantai, tanpa tebang pilih? Atau hanya berhenti pada nama-nama tertentu?
Lonjakan harga timah membuka harapan ekonomi bagi masyarakat Bangka Belitung. Namun transparansi dan kepastian hukumlah yang menentukan, apakah Babel benar-benar bisa bangkit dari bayang-bayang skandal terbesar dalam sejarah pertambangannya. (Babel Pos)