Skandal Timah 22,4 Ton: Satlap Tricakti 'Gembok' Gudang Smelter Rajawali
Gudang PT Smelter Rajawali Rimba Perkasa di Bangka Selatan-Babel Pos-
BELITONGEKSPRES.COM - Penangkapan konvoi kendaraan pengangkut 22,4 ton timah ilegal di Kurau Barat kini menyeret nama PT Smelter Rajawali Rimba Perkasa ke pusaran penyelidikan.
Meskipun berbagai penindakan hukum terus bergulir, smelter di kawasan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan ini ini disinyalir masih 'merajai' di bawah pengawasan ketat.
Pengungkapan kasus ini bermula saat Satuan Lapangan (Satlap) Tricakti mencegat tiga unit truk dan satu mobil mewah jenis Pajero di Desa Kurau Barat, Sabtu, 7 Februari 2026.
Buntut dari pencegatan tersebut memicu teka-teki besar mengenai asal-usul puluhan ton timah yang dibawa konvoi kendaraan tersebut.
Barang bukti yang diamankan petugas terdiri dari 220 batang timah balok dengan perkiraan berat mencapai 5,5 ton.
BACA JUGA:Jejak Aliran Uang Korupsi Rp45,9 M Kasus Justiar Noer, Pengusaha Asal Pangkalpinang Terseret
Selain itu, ditemukan pula bijih timah basah sebanyak 338 kampil dengan berat kurang lebih 16.900 kilogram atau sekitar 17 ton.
Jika ditotalkan secara keseluruhan, jumlah muatan yang diduga ilegal tersebut mencapai angka fantastis sekitar 22,4 ton.
Empat armada pengangkut yang kini diamankan adalah truk BN 9707 PR, G 8108 CB, BM 8647 ZO, serta satu unit mobil Pajero dengan nomor polisi B 2427 KBR.
Pantauan Babel Pos (Grup Belitong Ekspres) di lapangan menunjukkan gudang smelter milik PT Rajawali Rimba Perkasa tersebut berjarak sekitar 600 meter dari Jalan Raya Sadai.
Bangunan dengan No. IUP: 188.45/196/DPE/2013 itu tampak tertutup rapat dan terisolasi dari aktivitas warga sekitar.
BACA JUGA:Skandal Tambang Lubuk Rp 89,7 Triliun: 64 Alat Berat Disita, Mengapa Baru 4 Tersangka?
Gerbang utama gudang yang berwarna biru terlihat kusam dan mulai dimakan karat, serta terkunci rapat menggunakan gembok dan rantai besi dari luar.
Tidak terlihat adanya aktivitas bongkar muat maupun kendaraan operasional yang terparkir di area dalam perusahaan tersebut.