Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Update Tragedi Maut di IUP PT Timah: 6 Jenazah Penambang Ditemukan, Sisa 1 Korban

Tim SAR Gabungan dua ekskavator untuk mencari korban penambang yang tertimbun longsor di Kecamatan Pemali, Bangka-Ist/Babel Pos-

PEMALI, BELITONGEKSPRES.COM - Operasi pencarian korban dalam tragedi maut di kawasan eks tambang Pondi, Desa Pemali, Kabupaten Bangka, menunjukkan perkembangan terbaru.

Hingga Selasa (3/2/2026) dini hari, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi enam dari tujuh jenazah penambang dari tumpukan material longsor.

Keberhasilan evakuasi ini menambah daftar panjang korban meninggal dunia dalam insiden yang terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tersebut.

Saat ini, fokus utama personel di lapangan tertuju pada pencarian satu orang pekerja yang dilaporkan masih tertimbun tanah.

Berdasarkan data yang dikutip dari Babel Pos, penemuan korban keempat terkonfirmasi pada Senin malam sekitar pukul 20.48 WIB.

BACA JUGA:Tragedi Maut di IUP PT Timah: 7 Penambang Tertimbun Longsor Pemali

Tak lama berselang, tepat pukul 22.02 WIB, petugas kembali menemukan jenazah kelima di titik penyisiran yang tidak jauh dari lokasi pertama.

Proses evakuasi terus dilakukan secara maraton hingga Selasa dini hari tadi. Sekitar pukul 02.00 WIB, korban keenam berhasil diangkat ke daratan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim penyelamat.

Komandan Tim SAR dari Kantor SAR Pangkalpinang, Darma Putra, menegaskan bahwa pencarian tetap dilakukan dengan dukungan penuh alat berat.

Informasi terbaru mengenai identitas para korban akan terus diperbarui seiring berjalannya proses identifikasi medis di rumah sakit.

BACA JUGA:Pusaran Korupsi SP3AT Basel: Akankah Junmin Afo Menyusul Jadi Tersangka?

Strategi Kombinasi Alat Berat dan Penyisiran Manual

Memasuki Selasa pagi, operasi pencarian kembali diakselerasi (dipercepat) oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, hingga pihak PT Timah.

Relawan dari Laskar Sekaban dan masyarakat setempat juga terlihat bahu-membahu menyisir area yang dianggap krusial (sangat penting).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan