Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Tragedi Maut di IUP PT Timah: 7 Penambang Tertimbun Longsor Pemali

Proses evakuasi korban pekerja yang tertimbun longsor di IUP P Timah-Ist/Babel Pos-

Penemuan jenazah keempat menjadi bukti betapa masifnya material longsoran yang menimbun para pekerja tersebut.

Petugas di lapangan terpaksa menggunakan alat berat untuk menyisir tumpukan tanah secara hati-hati agar tidak memicu longsor susulan.

BACA JUGA:Teka-teki Kasus Lubuk Besar: 64 Alat Berat Disita, Mengapa Ahok Cs Masih Berstatus Saksi?

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengungkapkan bahwa stabilitas tanah di lokasi kejadian sangat rendah.

Kondisi ini menjadi anomali (kejanggalan/hambatan) utama yang membahayakan keselamatan para personel penyelamat di lapangan.

"Lokasi tanah yang tidak stabil dan adanya ancaman longsor susulan menjadi rintangan utama yang harus dihadapi para rescuer di lapangan," tegas Mikel Rachman Junika dalam keterangan resminya, dikutip dari Babel Pos.

Sinergi antar-unsur penyelamat terus diperkuat untuk mempercepat penemuan tiga korban yang tersisa.

Tim medis juga telah disiagakan di titik terdekat untuk melakukan identifikasi awal terhadap para korban yang berhasil diangkat ke permukaan.

BACA JUGA:Perang Lawan Narkoba! Polda Babel Garuk 142 Tersangka Selama Januari 2026

Isak tangis keluarga pecah saat beberapa jenazah korban dibawa menuju rumah duka di wilayah Srikandi, Pemali.

Warga sekitar turut memberikan dukungan moral dalam misi kemanusiaan yang berpacu dengan waktu ini.

Klarifikasi PT Timah dan Komitmen Keselamatan Kerja

PT Timah Tbk secara resmi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang merenggut nyawa para penambang tersebut.

Namun, pihak perusahaan menegaskan bahwa operasional tersebut berada di luar prosedur resmi perusahaan.

BACA JUGA:Waspada! Wabah PPR Domba Intai Bangka Belitung, Tingkat Kematian Ternak Capai 100 Persen

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan