Irjen Pol Hendro Pandowo, ‘Jenderal Pencuri Hati’ yang Pamit dari Bangka Belitung
Ketua PWI Babel Mohammad Fathurrakhman atau Boy yang didampingi Sekretaris Fakhruddin Halim, Wakil Bendahara Wiwi Andriani, SIWO Sari dan Ketua Pokja PWI Pangkalpinang Robi Yansah, menyerahkan karikatur ke Irjen Pol Hendro Pandowo, Jumat (31/10/2025)--(Foto: PWI Babel)
Langkah ini bukan hanya transparansi, tetapi juga wujud kedekatan antara polisi dan masyarakat di Bumi Serumpun Sebalai.
“Jenderal Pencuri Hati”
Di momen perpisahan itu, Ketua PWI Babel, Mohammad Fathurrakhman (Boy), didampingi Sekretaris Fakhruddin Halim, Wakil Bendahara Wiwi Andriani, SIWO Sari, dan Ketua Pokja PWI Pangkalpinang Robi Yansah, menyerahkan sebuah karikatur bertajuk “Jenderal Pencuri Hati.”
BACA JUGA:Cabut Laporan di Polda Babel, Gubernur Pastikan Tak Ada Dana Mengendap Rp2,1 Triliun
“Datang membawa kebahagiaan dan pergi meninggalkan rindu. Pencuri hati, Irjen Pol Hendro Pandowo, telah mencuri hati masyarakat Bangka Belitung,” ujar Boy menjelaskan makna karikatur tersebut.
Di balik seragam tegas seorang penegak hukum, Boy menilai Hendro sebagai sosok humanis, dermawan, dan selalu membawa kebahagiaan ke mana pun ia melangkah.
“Mulai anak kecil hingga orang tua, kehadirannya selalu membawa senyum dan tawa di tengah masyarakat Bangka Belitung,” kata Ketua PWI Babel.
Kini, sang jenderal yang telah mencuri hati masyarakat itu harus melanjutkan pengabdiannya ke tempat tugas baru.
“Selamat bertugas di tempat baru, Jenderal. Teruslah menebarkan kebahagiaan dan semangat pelayanan. Doa kami, masyarakat Bangka Belitung, selalu menyertai langkahmu,” ujar Boy menutup pertemuan penuh haru itu. (Fakhruddin Halim/Sekretaris PWI Babel)