Pemprov Laporkan Bank Sumsel Babel ke Polda, Diduga Salah Input Dana Rp2,1 Triliun
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Babel, M Haris-Istimewa-
BACA JUGA:Terpidana Bos Aon dan Hasan Tjie Gugat PT Timah, Susul Langkah Hukum Bos PT SIP
“Input data keuangan ini sangat vital. Salah sedikit saja bisa menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat dan mencoreng reputasi pemerintah daerah,” tambahnya.
Haris juga menegaskan, langkah pelaporan ke Polda dilakukan untuk memastikan kejelasan fakta dan meminta pertanggungjawaban pihak terkait atas kekeliruan tersebut.
Pemprov Babel, kata dia, ingin menjaga transparansi serta akurasi data keuangan daerah agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa di masa mendatang.
Sementara hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Sumsel Babel belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut maupun klarifikasi mengenai dugaan salah input dana senilai Rp2,1 triliun tersebut.
BACA JUGA:Kasus Korupsi Mantan Kepala DLHK Babel, Vonis Bebas Dibatalkan MA Jadi 6 Tahun Penjara
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat nominal yang disebutkan tergolong sangat besar dan dapat memengaruhi persepsi terhadap kinerja keuangan daerah. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengungkap duduk perkara secara jelas dan objektif.***