Negara Ro-ro

Selasa 09 Dec 2025 - 16:36 WIB
Reporter : Dahlan Iskan
Editor : Yudiansyah

Jepang saja, kata Lino, mengandalkan ro-ro. Di Jepang, peranan angkutan barang lewat laut sampai hampir 50 persen. Termasuk untuk angkutan di satu pulau yang bisa sepenuhnya lewat jalan darat. Padahal Jepang bukan dilahirkan sebagai "negara ro-ro".

BACA JUGA:Tanpa Awak

Pun Norwegia. Dari selatan ke utara mengandalkan ro-ro. Begitu dipentingkannya ro-ro sampai truk trailer pun dibuat bisa masuk ro-ro.

Dengan kapal jenis ro-ro maka truk bisa langsung masuk kapal. Tidak perlu ada biaya bongkar-muat. Sampai di tujuan truk bisa langsung jalan ke alamat. Tidak perlu juga biaya bongkar muat.

Pembangunan pelabuhannya pun lebih sederhana. Tidak perlu pelabuhan dengan kedalaman sembilan sampai 16 meter. Kedalaman lima meter pun cukup.

Harusnya satu-satunya yang boleh tidak pakai ro-ro hanyalah Jakarta-Medan dan Jakarta-Makassar. "Surabaya-Makassar pun masih bisa pakai ro-ro," kata Lino.

Sebenarnya sangat menarik menuliskan jalan hidup Lino secara berseri di Disway. Utamanya tentang nasib tragisnya itu –sampai masuk penjara. Lino hidup di era yang kurang tepat –atau Prabowo yang kurang cepat jadi presiden.

Setelah berhasil membangun pelabuhan New Priok 1, sebenarnya Lino segera ingin membangun New Priok 2, dan New Priok 3. Dalam waktu singkat. Targetnya waktu itu, tiga tahun setelah New Priok 1 selesai langsung bangun New Priok 2 dan 3.

Kini New Priok 1 sudah berumur delapan tahun. Sudah hampir full capacity. Secara bisnis sangat menguntungkan. Tapi belum ada tanda-tanda New Priok 2 dan 3 akan mulai dibangun.

Takut kalau di-Lino-kan. (Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Sabtu 24 Jan 2026 - 18:40 WIB

Belah Tiga

Jumat 23 Jan 2026 - 14:03 WIB

Transformasi Ngambek

Kamis 22 Jan 2026 - 19:19 WIB

HWW

Rabu 21 Jan 2026 - 13:44 WIB

Pati Madiun

Selasa 20 Jan 2026 - 15:58 WIB

Point 100