Tirai Keluarga

Kamis 07 Mar 2024 - 21:59 WIB
Reporter : Dahlan Iskan

PAGI-PAGI saya olahraga lagi. Satu jam lagi. Di bagian depan kamar. Saya bawa speaker kecil –sekecil korek api yang saya beli di Beijing tempo hari. Saya punya stok lagu di memori HP. Satu jam, 22 lagu.

Sudah dua hari tidak olahraga. Baru di Buraydah ini bisa olahraga. Langsung malamnya dan paginya.

Di hotel di Makkah tidak boleh suarakan musik. Saya coba olahraga di depan kamar pakai musik. Ketahuan. Didatangi petugas. Dilarang. Olahraga saya teruskan. Tanpa musik. Boleh.

Di Buraydah udara terasa lebih kering. Sambil olahraga yang terpikir cara meneruskan perjalanan ke Riyadh.

Saya belum tahu ada kereta jam berapa saja. Reception hotel juga tidak tahu. Lebih baik pagi-pagi langsung stasiun. Dari pada menyesal belakangan.

BACA JUGA:Jagung Bakar

"Bagaimana cara cari taksi ke stasiun?"

"Punya Uber?"

"Tidak punya".

Ia garuk-garuk kepala. Lalu mengelus jenggot. Diam menerawang. Berpikir keras. Lama.

"Saya bisa panggilkan taksi. Tapi ... mahal".

Ups.

"Seberapa mahal?"

“Seratus riyal".

BACA JUGA:Senyum Muda

Kategori :

Terkait

Minggu 18 Jan 2026 - 14:32 WIB

Omon Kenyataan

Sabtu 17 Jan 2026 - 22:14 WIB

Anomali Iran

Jumat 16 Jan 2026 - 13:15 WIB

Asta Cashtry

Kamis 15 Jan 2026 - 20:07 WIB

Rafael Zainal

Rabu 14 Jan 2026 - 20:10 WIB

Amang Tabung