BACA JUGA:Ultah
Siapa sangka kerasnya ''pertempuran'' dagang dua negara itu begitu cepat diselesaikan. Melebihi yang awal-awalnya cepat takluk ke Amerika dengan cara bersikap kooperatif.
Sikap melawan dari Tiongkok ternyata lebih ampuh. Mungkin ini ilmu tai-chi: tahu kapan melangkah mundur, bertahan dengan kuda-kuda, dan kapan pula menyerang.
Ini seperti tai-chi lawan tinju.
Saya, yang tidak bisa tai-chi maupun tinju, pernah dapat nasihat dari yang ahli berkelahi: harus ingat, salah satu pertahanan terbaik adalah melarikan diri.
Sebelum Anda berkomentar di tulisan saya pagi ini, baca sejenak tulisan Story of Diaspora edisi perdana ini. Ditulis oleh Marisa Tania: Cerita Diaspora dari Marisa Tania: Ketika Hidup Tak Lurus-Lurus Saja: Dari Surabaya ke Silicon Valley.
Setelah membaca tulisan itu, Anda boleh kembali ke tulisan ini dan berkomentar untuk tulisan saya maupun tulisan para Diaspora itu.
Anda juga boleh berkomentar di email redaksi@disway.id. Saya tunggu juga tulisan Diaspora yang lain. (Dahlan Iskan)