Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Hubungan Quartararo dan Yamaha Memanas, Performa Motor Jadi Biang Masalah

Fabio Quartararo--Instagram @fabioquartararo20

BELITONGEKSPRES.COM - Hubungan antara pembalap Fabio Quartararo dan Yamaha MotoGP Team dilaporkan semakin memanas di tengah berlangsungnya musim MotoGP 2026. Ketegangan ini dipicu oleh performa motor yang dinilai belum mampu bersaing dengan para rival.

Laporan dari The Race menyebut situasi tersebut menjadi fase sulit dalam kerja sama yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir. Quartararo secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil pengembangan motor Yamaha.

Ia menilai berbagai perubahan teknis yang dilakukan tim belum memberikan dampak signifikan. Pembalap asal Prancis itu juga mengungkapkan bahwa tim belum sepenuhnya memahami cara mengoptimalkan performa motor.

Dalam beberapa kesempatan, Quartararo mengisyaratkan mulai menjauh dari proses pengembangan. Ia merasa telah memberikan banyak masukan, namun tidak direspons dengan perkembangan yang berarti.

BACA JUGA:Quartararo Keluhkan Performa Yamaha, Sebut Belum Temukan Solusi di MotoGP 2026

BACA JUGA:Yamaha Dikabarkan Incar Francesco Bagnaia di Bursa Transfer MotoGP 2027

Kondisi ini membuatnya memilih untuk tidak lagi mengulang kritik yang sama. Sikap tersebut memperlihatkan adanya jarak dalam komunikasi antara pembalap dan tim.

Performa Yamaha yang tertinggal dari pesaing semakin memperburuk situasi. Dalam sejumlah balapan, selisih waktu dengan pembalap terdepan menjadi sorotan.

Meski masih mampu meraih poin, hasil tersebut dinilai belum memenuhi ekspektasi. Hal ini turut memengaruhi kepercayaan diri, baik dari sisi pembalap maupun tim.

Di tengah kondisi tersebut, masa depan Quartararo juga menjadi faktor tambahan. Ia diketahui akan bergabung dengan Honda pada musim mendatang.

Keputusan tersebut membuat hubungan profesional dengan Yamaha memasuki fase akhir yang tidak ideal. Kerja sama keduanya diperkirakan berakhir tanpa hasil yang memuaskan.

Meski demikian, Quartararo dan Yamaha tetap melanjutkan kerja sama hingga akhir musim. Ia masih diharapkan memberikan performa terbaik dalam setiap balapan yang tersisa.

Namun, hubungan yang semakin renggang membuat situasi ini dinilai sulit untuk dipulihkan. Dinamika tersebut mencerminkan tantangan besar dalam menjaga profesionalisme di tengah perpisahan yang tidak berjalan mulus. (jawapos)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan