MotoGP Qatar 2026 Terancam Batal Imbas Konflik Timur Tengah
Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin menjalani sesi latihan di Qatar--ig/89jorgemartin
BELITONGEKSPRES.COM - Penyelenggaraan seri Grand Prix Qatar pada kalender MotoGP 2026 masih belum dapat dipastikan. Ketidakpastian ini muncul akibat konflik militer yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah yang dinilai dapat memengaruhi perjalanan global serta operasional balapan.
CEO MotoGP Sports Entertainment Group Carmelo Ezpeleta mengatakan pihak penyelenggara saat ini terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut sebelum mengambil keputusan resmi.
Menurut jadwal awal, MotoGP Qatar 2026 seharusnya digelar di Lusail International Circuit pada 10 hingga 12 April 2026. Namun kondisi geopolitik yang tidak stabil membuat rencana tersebut berpotensi mengalami perubahan.
Ezpeleta mengakui bahwa situasi saat ini memaksa pihak penyelenggara mempertimbangkan berbagai kemungkinan terkait kelangsungan balapan.
Dikutip dari akun Instagram @gpindonesia.id pada Sabtu 7 Maret, pihak MotoGP juga telah menjalin komunikasi intensif dengan penyelenggara lokal di Qatar sejak Minggu untuk membahas perkembangan terbaru.
BACA JUGA:Transfer Panas MotoGP, Pecco Bagnaia Dikabarkan Merapat ke Aprilia Musim 2027–2028
BACA JUGA:Victoria Tolak Pindahkan MotoGP Australia ke Albert Park, Tetap di Phillip Island
Ia menegaskan keputusan final mengenai pelaksanaan MotoGP Qatar masih menunggu evaluasi lebih lanjut dari berbagai faktor keamanan dan operasional.
Ezpeleta juga menyampaikan kemungkinan kecil bahwa balapan masih bisa berlangsung sesuai jadwal pada 12 April. Namun kepastian mengenai hal tersebut belum dapat diumumkan dalam waktu dekat.
Meski situasinya belum jelas, MotoGP belum menutup peluang untuk tetap menggelar seri Qatar pada musim 2026. Penyelenggara masih terus menunggu perkembangan kondisi di kawasan Timur Tengah.
MotoGP juga menegaskan bahwa memindahkan lokasi balapan bukan opsi yang sedang dipertimbangkan saat ini. Fokus utama penyelenggara adalah mencari solusi terbaik tanpa mengganggu keseluruhan kalender balap musim ini.
Ezpeleta menyebut MotoGP telah memiliki pengalaman menghadapi berbagai situasi tak terduga dalam penyelenggaraan balapan internasional. Oleh karena itu, pihaknya juga menyiapkan rencana cadangan jika diperlukan.
Keputusan resmi terkait nasib MotoGP Qatar 2026 dipastikan akan diumumkan setelah seluruh pertimbangan keamanan dan operasional selesai dilakukan. (jawapos)