Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Wamenpora Apresiasi Perluasan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Level Dasar

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat (pertama kanan) berbicara pada acara talkshow Milo National Championship 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegro, Jakarta, Minggu (1/2/2026)-Milo National Championship 2026-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi terhadap perluasan pembinaan sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan Milo National Championship 2026. Ia menilai ajang tersebut menjadi bagian penting dalam membangun fondasi olahraga nasional dari level paling dasar.

Berdasarkan rilis yang diterima ANTARA, Minggu, Taufik menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini dan berbasis akar rumput agar melahirkan regenerasi yang berkelanjutan.

“Pembinaan olahraga harus dibangun mulai dari akar rumput, dari usia dini, dari kompetisi yang sehat, terstruktur, dan berkelanjutan,” ujar Taufik.

Ia menambahkan, kompetisi seperti Milo National Championship 2026 berperan sebagai sarana pembentukan karakter sekaligus fondasi utama dalam mencetak atlet nasional masa depan. Anak-anak diperkenalkan pada atmosfer kompetisi yang positif dan nilai sportivitas sejak dini.

BACA JUGA:Legenda MotoGP Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika

BACA JUGA:Lampaui Target, Indonesia Kumpulkan 392 Medali di ASEAN Para Games 2025

“Kemenpora memandang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas dan federasi olahraga adalah kunci untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat dan berkelanjutan. Program olahraga seperti MILO National Championship menjadi contoh nyata sinergi positif yang patut didukung dan dikembangkan bersama,” tuturnya.

Kejuaraan Milo National Championship 2026 diikuti lebih dari 10.000 peserta dari dua kelompok usia, yakni U-10 dan U-12. Peserta berasal dari 22 kota di Indonesia, yaitu Medan, Bangka Belitung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bandung, Bekasi, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pare-Pare, Kolaka, dan Manado.

Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan