Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Meski Unggul, Inter Milan Tak Mau Jemawa Hadapi Bayern Muenchen

Pelatih Inter Milan asal Italia Simone Inzaghi-Gabriel Bouys/am-ANTARA/AFP

BELITONGEKSPRES.COM - Meski memegang keunggulan agregat 2-1 atas Bayern Muenchen, Inter Milan enggan bersantai. Pelatih Simone Inzaghi menegaskan bahwa timnya harus tampil maksimal dan melupakan skor leg pertama saat menjamu raksasa Jerman itu di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis dini hari WIB.

Inzaghi sadar betul bahwa Bayern bukan lawan yang bisa diremehkan, terlebih saat tampil dalam tekanan. Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan daripada terpaku pada skor sebelumnya.

"Kami harus fokus pada performa, bukan skor. Bayern punya sejarah kuat dan pemain-pemain berkualitas yang bisa mengubah arah pertandingan kapan saja," ujar Inzaghi tegas, Selasa.

Menurut pelatih asal Italia tersebut, atmosfer di ruang ganti Inter Milan kini dipenuhi kebanggaan dan determinasi. Namun ia mengingatkan bahwa kepercayaan diri harus tetap dikendalikan agar tak berubah menjadi kelengahan.

BACA JUGA:Virgil van Dijk Tetap di Anfield! Kontrak Baru Disiapkan Sebelum Lawan Leicester

BACA JUGA:Marcelo Percaya Real Madrid Bisa Bangkit dari Ketertinggalan 3-0 Melawan Arsenal

"Kami bermain bagus di Munich, tapi itu sudah lewat. Bayern adalah tim dengan kualitas luar biasa. Hanya sikap dan mental yang tepat yang bisa membawa kami melangkah lebih jauh," katanya.

Inzaghi juga menyoroti bahwa seluruh lini Bayern Muenchen memiliki potensi mengancam. Salah satunya adalah Thomas Mueller, yang kembali menemukan performa terbaiknya.

"Dia mencetak gol di leg pertama, dan tampil bagus saat Bayern menang atas Dortmund. Mereka punya kombinasi pemain muda dan berpengalaman, jadi kami harus siap dalam segala aspek,” imbuh Inzaghi.

Dengan modal kemenangan tipis di leg pertama, Inter Milan hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke semifinal Liga Champions. Namun Inzaghi tak ingin timnya bermain bertahan semata.

"Kami ingin bermain dengan karakter dan menunjukkan bahwa kami pantas melangkah ke semifinal. Ini bukan soal bertahan, tapi soal membuktikan kapasitas kami sebagai tim besar," tutup sang pelatih. (antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan